-->
Tampilkan postingan dengan label Suka-Suka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Suka-Suka. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Juli 2012

susah sepertinya untuk terus menulis mengisi blog ini sampai-sampai saya berpikiran blog ini sudah banyak semut, kecoa dan sarang laba-laba yang mengerumuninya. Tetapi malam ini saya buka dan ternyata tidak ada semut, kecoa bahkan sarang laba-laba, "alhamdulillah, masih bisa ngeblog lagi" seru saya dalam hati. Malam ini senin yang masih bertanggal sembilan berbulan juli bertahun 2012 bersinarkan lampu dan berhiaskan tuts tuts berhuruf, berangka, dan bersimbol, saya menekan tuts tuts tersebut sehingga muncullah apa yang tertulis dan terbaca saat ini. saya adalah pemalas itulah mengapa saya merasa susah untuk mengisi blog ini. adakah yang tahu bagaimana cara mengatasi malas? kalaulah ada yang tahun mohon beri pencerahan untuk saya agar tidak malas.
rasa malas yang timbul tadi juga dikarenakan laptop saya yang tidak mau memunculkan gambar apapun di layar monitornya. ketidakmampuan laptop saya menampilkan gambar inilah membuat saya malas untuk menulis.bagaimana tidak malas saya tidak bisa melihat gambar apapun, selain itu biaya perbaikannya pun mahal. sekarang ini juga belum saya perbaiki. saya ingin menggalang koin untuk laptop saya. seperti KPK(Komisi Pengumpul Koin) yang mengumpulkan koin untuk membangun gedung. Untuk membangun gedung saja mengumpulkan koin (Kasihan), saya juga boleh dong untuk memperbaiki laptop (perlu dikasihani). bagi para donatur yang akan menyumbangkan koin untuk KPK silakan langsung saja ke KPK atau kirim ke no rek yang telah ditunujuk KPK. untuk donatur yang ingin menyumbangkan koin untuk laptop saya kirim ke tempat saya saja langsung hubungi no 1200360061200. atau beri komentar posting ini.

Semoga amal ibadah anda di terima Allah SWT

Sabtu, 24 Maret 2012

RAME RASANYA

Wahhhh lama juga ternyata saya tidak posting. Harap maklum karena kesibukan yang padat merayap sehingga barulah sekarang sempat untuk menulis. Tapi yang paling penting yaitu saya malas menulis, “ya saya memang pemalas, toh buat apa rajin? Saya kan sudah pandai. Sama saja halnya dengan orang yang sudah kaya tak perlu berhemat lagi” begitulah kata Pidi baiq. Banyak sekali yang saya tulis jika saya bercerita tentang apa yg saya alami sebulan terakhir ini, sehingga saya malas untuk menulisnya. Saya juga yakin yang membaca pasti juga akan malas untuk membacanya. Oleh karena itu silakan baca apa yang saya tulis ini.
Kegiatan saya sekarang berhubungan dengan kegiatan anak-anak terutama anak-anak sekolah dasar. Ya jelas saja karena pekerjaan saya berhubungan dengan mereka, dan pendidikan saya saat diperguruan tinggi mngarahkan saya ke situ. Orang-orang menyebutnya sebagai guru, dulu masyarakat dan Negara menyebut guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Sekarang ini karena reformasi maka nama tersebut juga ikut reformasi menjadi pahlawan pembangun insan cendekia. Tak masalah soal nama yang terpenting yaitu memanfaatkan kemampuan yang dimiliki untuk membangun anak bangsa menjadi insan yang cendekia.
Kegiatan memperingati Maulud nabi, pesta siaga, dan persiapan ujian nasional kelas VI itulah beberapa hal yang saya kerjakan beberapa hari kemarin. Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan sukses, serta berharap kegiatan berikutnya juga demikian dan tahun depan bisa lebih baik lagi. Dokumentasi lihat http://sdn02paduraksa.blogspot.com/
Beberapa waktu lalu juga saya mengalami beberapa kejadian yang rame rasanya karena beragam rasanya, ada kabar duka yang datang dari paman saya disebabkan istri beliau meninggal dunia, saya tidak sempat untuk melayat hanya orang tua saya saja yang melayat. Saya hanya dapat mengirimkan doa saja untuk beliau semoga beliau amal perbuatan beliau di terima Allah swt. Saya juga berharap siapapun yang membaca ini untuk mendoakan beliau, Al-fatihah…… .  Berikutnya saya bersama-kawan2 menghadiri acara pernikahan kawan kami. Sepulang dari acara pernikahan berkumpulah di rumah saya dan membicarakan pengalaman masing-masing setelah selesai mengumpulkan ilmu di tempat yang sama. Sedang asyik2 ngobrol teman saya telepon mengabarkan bahwa ada seorang teman yang mengalami kecelakaan dan sedang berda di kantor polisi. Bergegaslah kami menuju kantor polisi dan bertemu teman kami tadi, Alhamdulillah ia tidak apa2 hanya luka lecet sedikit saja. Dari pukul 17.00 sampai 20.00 kami berada di kantor polisi menyelasaikan administrasi yang harus diurusi dan ditandatangani. Selepas dari kantor polisi langsung menuju pemakanan (tempat makan atau lebih tepatnya warung makan)  kali ini kami tidak makan nasi melainkan lontong dekem makanan khas dari kota kelahiran saya pemalang. Perut kenyang pikiran tenang tidurpun jadi menyenangkan, dari tempat makan kami pulang dan tidur.
Pagi harinya pergilah kami  (3 orang termasuk saya) dari yang tadinya 7 orang untuk memenuhi undangan dari organisasi kampus yang pernah saya ikuti. Sebelumnya 4 orang telah kembali pulang ke kediaman masing-masing. Di tengah perjalanan kami menemui teman kami yang katanya hendak ada acara di tempat kerja ternyata ia tidak ke tempat kerja, entah ada urusan apa. Yang jelas setelah melihat teman kami tadi, kami merasa telah ditipu, dibohongi. Kejadian lain yaitu ketika saya menitipkan sepeda motor saya, saya kaget bukan kepalang ketika harga untuk menitipkan sepeda motor sebesar 5000 rupiah, padahal setahu saya paling mahal 2000. Saya berpikir apakah saya kurang beramal atau di tempat itu menghitung penitipan perjam 1000, atau hal lain saya tidak tahu. Dengan harga segitu saya yakin si empunya tempat penitipan pasti cepat naik haji, bayangkan aja tiap hari ada 20 motor, sudah 100.000/hari. 1 bulan 3 juta, 5 tahun sudah bisa naik haji itu orang. Benar-benar rame rasanya pokomen pada hari-hari itu dari inalillahi, resepsi, kantor polisi, makanya lontong bukan nasi, urusan organisasi, di bohongi, sampai terakhir tukang titip sepeda yang ingin cepat-cepat naik haji.
Mantabs bangetlah saya tidak bisa cerita detail disebabkan saya adalah pemalas, begitu juga saya ingin mengisi blog ini agar tidak kosong. Saya hanya ingin bercerita saja dan itulah cerita saya, jika anda memahami berarti anda hebat, bagi yang tidak memahami berati sama seperti saya. Saya juga tidak paham tentang apa yang saya tulis tadi.

Jumat, 03 Februari 2012

MOTORKU ULANG TAHUN

Malam yang dikatakan tanggal 3 februari 2011 menjelang istirahat dari aktifitas melelahkan. Saya ini lelah tapi entah mengapa msaih saya sempatkan untuk menulis. Banyak hal yang saya alami hari ini, sedari bangun tidur sampai saya menulis ini sebagai pengantar tidur. Saya ingin menulis apa yang saya alami hari ini agar tidak hanya saya saja yang merasakannya. Entah dapat atau tidak dirsakan lewat tulisan ini, semoga saja bisa.
Banyak sekali yang harus ditulis jika saya harus bercerita secara detail. Dikarenakan saya sudah amat lelah dan ngantug maka saya akan ini saja lah yang saya tulis.
Banyak sekali ilmu yang saya dapatkan hari ini, mulai dari pekerjaan, ilmu pengetahuan, kegiatan, kehidupan sosial.

pagi hari saya sudah harus pergi ke kantor SAMSAT begitu orang menyebutnya entah itu kepanjangan dari apa sya kurang tahu,,, bagi yang tahu mohon beri tahu saya. Saya lebih sering mendengar kata bangsat daripada kata SAMSAT. Saya sudah persiapkan semua yang dibutuhkan, saya masuk halaman kantor tersebut dan dipanggil2 “mas-mas-mas-mas” berkali kali panggilan itu terdengar di telinga saya. Pastilah orang yang memanggil ingin saya menghampirinya, namun saya tidak menoleh sedikitpun karena orang yang memanggil adalah petugas berseragam yang mengharuskan saya membayar sejumlah uang. Saya tidak menghampirinya karena sudah tahu dia akan begitu. Bukanya saya tidak taat aturan tak taat pajak, tapi petugas berseragam itu meminta sejumlah uang secara resmi atau tidak? Itu jadi pertanyaan untuk saya sebab,,, saya tak lewat situ juga saya dapat membayar pajak tanpa ada syarat lagi. Lalu bila saya mendatangi petugas seragam dan member sejumlah uang, kemanakah uang tersebut? Tidak semua orang pula yang di panggil untuk menyerahkan sejumlah uang ke petugas seragam tersebut, ya suatu yang aneh menurut saya. Semoga saja uang yang masuk tersebut benar2 masuk untuk Negara, aminnnnnnnnnnnnn
Siang harinya saya pergi  untuk membantu seorang teman mentransfer uang, dan di sana saya bertemu guru yang dapat di bilang sebagai bapak kedua saya, orang yang setidaknya ada andil sehingga menjadikan saya seperti sekarang ini. Pertemuan memang singkat tapi pembicaraan kami luar bisa berarti untuk saya, motivasi dan ilmu gratis untuk saya.  
Sore hari sampai tadi saya bersama rekan-rekan saya mempersiapkan acara untuk besok memperingati hari kelahiran Nabi besar Muhammad SAW. Itulah yang menyebabkan saya amat lelah dan nguantug. Sekarang ini hanya bisa berdoa semoga acara besok sukses tanpa ada kendala apapun,, cerah dan tidak hujan seperti tadi. Aminnnnnnnnnnnnnn
Owhhhhh iya saya lupa saya tadi pergi ke Bangsat    ehhhhhhhhhhhhh salaaaaaaaaaaaaa samsat maksud saya, itu disebabkan motor saya akan menginjak usia 3 tahun. Terimakasih sudah menemani saya dalam suka duka selama 3 tahun  tanpa mengeluh, dan terimakasih telah mengatarkan saya meraih gelar pendidikan. SELAMAT ULANG TAHUN dan hantarkan saya kepada suatu hal yang lebih baik lagi dari sebelumnya.
Selamat tidurrrrrrrrrrrrr!

Rabu, 18 Januari 2012

Aneh


Rabu yang panas, Istirahat siang kali ini saya akan menulis apa yang ingin saya tulis. Beberapa hari terakhir saya sering menemui keanehan, kata orang jawa salah kaprah bener ora lumrah. Keanehan pertama saya dapati saat saya melewati sebuah rumah sakit. Saya merasa nama itu aneh, kenapa aneh? Karena orang Indonesia mempunyai sebuah pedoman bahwa nama adalah doa, tapi kenapa tempat untuk menyembuhkan orang sakit disebut rumah sakit?. Bukan rumah sehat atau tempat penyembuhan orang sakit atau nama lain yang mengarah untuk menyehatkan orang yang sakit. Selain itu masih ada juga keanehan yg saya rasakan di rumah sakit orang-orang yang sakit itu diberi makanan yg cukup banyak,,, padahal orang sakit makanya sedikit,,, jadi aneh karena itu menyebabkan kemubadziran. Makanan yang tidak di makan pada akhirnya akan di buang, sementara di tempat lain masih ada orang yang amat susah mencari makan untuk mengisi perutnya. Aneh lagi karena jumlah orang sakit yang ada di rumah sakit lebih sedikit dari pada orang yang sehat. Coba saja hitung jika setiap orang sakit yg ada di rumah sakit di tunggui oleh satu orang keluarganya, bahkan ada yg dua, belum lagi dokter, perawat, satpam dan pegawai lain rumah sakit. Ya Aneh saja menurut saya, bagaimana menurut anda?
Keanehan yang lain adalah saat saya mendengar seorang ibu menyanyikan lagu nina bobo untuk anaknya. Lagu itu aneh karena ibu di Indonesia ternyata suka mengancam anaknya yg tidak tidur nanti akan digigit nyamuk, dan itu akan berdampak buruk pada anak. Jadi jika ada orang yang suka mengancam pasti saat kecil ia sering dinyanyikan oleh orang tuannya. Lagu lain adalah naik delaman,,, aneh kenapa Negara kita yang dikenal amat sopan dan ramah oleh Negara lain. Ternyata orang Indonesia dengan orang Indonesia sendiri tidak sopan, masa mau pergi ke kota naik delman duduk di muka pak kusir, anehh sekaliiiiii. Lagu aneh yang lain adalah aku seorang kapiten, itu adalah lagu yang aneh dan paling tidak nyambung, masa punya pedang trus bunyinya prok prok prok prok. Kalo prok prok prok prok harusnya sepatu boot bukan pedang, betul tidak. Masih ada satu lagi lagu yang menurut saya aneh dan tidak sesuai dengan kenyataan, lagu tersebut adalah bintang kecil. “Bintang kecil di langit yang biru”,,, bukankah bintang ada pada malam hari, dan malam hari langit tidak berwarna biru melainkan hitam/gelap. Alangkah anehnya….
Apakah anda mendapati keanehan? Pasti banyak, karena dunia ini adalah sebuah keanehan. Saya sendiri adalah orang aneh yang aneh sejak dari lahir jadi saya posting tentang sesuatu yang saya anggap aneh

Minggu, 08 Januari 2012

Makanan Khas Pemalang

Minggu yang masih 8 Januari 2012 dan mendung yang menggelayut. Posting pertama di tahun 2012,,, sebenarnya sedang malas menulis, tapi ada keinginan untuk memperbaharui dinding blog ini. Akhirnya saya putuskan untuk copas saja artikel yang berkaitan dengan Kota kelahiran saya yaitu Pemalang. Pada bulan ini Pemalang akan merayakan Hari jadinya yang ke 437 tepatnya pada tanggal 24 Januari. Setiap kota tentunya mempunyai ciri khas tersendiri, termasuk juga kota Pemalang. Berikut adalah ciri khas kota Pemalang di bidang kuliner, bagi yang belum pernah mencoba silakan mampir ke Pemalang dan rasakan sensasi rasanya.

Makanan Khas Pemalang-GROMBYANG

 

Grombyang. Makanan khas Pemalang ini banyak terdapat di sepanjang Jalan R.E. Martadinata, dan seputar alun-alun Kota Pemalang. Ramuan Grombyang terdiri dari nasi, irisan daging kerbau dan kuah, disajikan dalam mangkuk kecil dilengkapi sate kerbau. Nama Grombyang berasal dari bentuk penyajian makanan ini,  antara isi dan kuah lebih banyak kuahnya sehingga kelihatan grombyang-grombyang (goyang-goyang).
Tidak diketahui dengan pasti kapan makanan khas ini mulai diciptakan. Namun, menurut penuturan para orang tua di Pemalang, makanan khas Grombyang sudah ada sejak tahun 1900-an. Pada waktu itu penjual Grombyang menjual dagangannya tidak menetap seperti sekarang tetapi berkeliling kampung.
Ciri khas Grombyang terletak pada tempat jualannya berupa kulai besar, tempat nasi ditutupi dengan kain merah, dan penerangan remang-remang dengan lampu templok. Ciri lainnya, pembeli menikmati hidangan dengan duduk di dingklik (kursi kecil pendek). satu tambahan lagi yany orang sering salah sebut, yaitu "soto grombyang", saya tegaskan sebagai warga Pemalang bahwa grombyang bukanlah soto. Selain Grombyang masih ada jenis makanan khas lainnya seperti Sate Loso dan Kupat Dekem yang dapat dijumpai di Jalan R.E. Martadinata dan seputar alun-alun Kota Pemalang.

Makanan Khas Pemalang-KAMIR

makanan khas Pemalang asal negara Arab. Kue ini terbuat dari adonan terigu, mentega, pisang ambon, tape dan telur. Kue kamir ada dua jenis, yaitu kamir beras dan kamir terigu. Dipasaran kota Pemalang lebih banyak kamir terigu karena yang tahan lama sedangkan kamir beras hanya berdasarkan pesanan.
Kue ini berbentuk bundar, pipih berwarna coklat dan hampir menyerupai kue apem atau serabi tetapi sedikit lebih besar dan bantet. Sedangkan ukurannya bervariasi, yang terbesar sampai sebesar lingkaran piring makan. Sedangkan terkecil sebesar lingkaran mangkok.
Menurut cerita, orang pertama yang membuat kue kamir adalah seorang warga Arab yang tinggal di Kelurahan Mulyoharjo, Pemalang, Jawa Tengah, yang dikenal juga dengan sebutan Kampung Arab. Nama kamir itu sendiri tidak jelas berasal dari nama apa. Apakah berasal dari kata khamer (bahasa Arab) yang berarti memabukan atau dari nama orang keturunan Arab itu sendiri.
Tetapi yang mendekati kemungkinan adalah nama Kamir berasal dari kata Khamir yang dalam bahasa Arab berarti ragi, dalam proses pembuatan kue kamir ini sebelum dimasak, terlebih dahulu didiamkan semalam agar bisa mengembang dengan sempurna dan tejadinya proses fermentasi.

Makanan Khas Pemalang-Sate Loso

Bagi penikmat makanan sate sate kambing, sate ayam, sate bebek, sate kelinci, ataupun sate sapi, mungkin sudah hal yang biasa. Namun di pemalang, jawa tengah ada menu hidangan sate yang diberi nama sate loso. Di samping rasanya yang bermacam-macam ada manis, gurih, pedas, asam, dan daging terasa wangi, sate loso yang bahan dasarnya dari daging kerbau diyakini rendah kolesterol sehingga dampaknya aman bagi penyakit darah tinggi dan jantung. Konon disebut sate loso karena pencetusnya bernama mbah loso asal pemalang.
Selain bahan dagingnya yang menjadi ciri sate ini adalah sate ini akan dibacem terlebih dahulu sebelum dibakar. kemudian sambal kacang yang disajikan pun berbeda, tidak seperti sambal kacang pada sate ayam, pada sate loso sambalnya terasa jauh lebih lembut. bagi yang ingin mencoba sate loso bisa mencarinya di jl.Urip Sumoharjo,samping rel kereta api. harganya berkisar Rp.1500 per tusuk.

Makanan Khas Pemalang-Lontong Dekem

Satu lagi kekayaan kuliner Pemalang. Meskipun dari bahannya tidak beda jauh dengan opor plus sambal goreng yang dengan mudah bisa ditemui di berbagai daerah, bedanya adalah makanan ini memakai daging bebek dan dengan cara penyajian  dari penjualnya yang unik, yaitu mangkok yang sudah berisi  potongan lontong berulang kali disiram dengan kuah kemudian ditumpahkan lagi, disiram ditumpahkan selama beberapa kali. mungkin inilah asal mula kata dekem (rendam)  ada baiknya Anda mencicipi lontong dekem yang banyak dijual di warung pada sore hingga malam.
Bila Anda tengah melintas di Pemalang dan ingin sejenak rehat, lontong dekem bisa menjadi alternatif santap malam. Disajikan hangat-panas, kuah lontong dekem ini akan memberi kehangatan karena ada rasa pedasnya yang berasal dari daun sereh.
Anda bisa memilih lauk sebagai teman untuk menyantap sepiring lontong dekem. Bisa ayam, tahu, atau keduanya. Bila ingin lengkap, kerupuk menjadi pilihan yang baik untuk menggenapi kelezatan lontong dekem.
Silakan menuju Alun-Alun Kota Pemalang untuk membuktikan sensasi rasanya, banyak warung yang menjajakan lontong dekem ini. Anda tidak perlu menguras kocek karena harga sepiring lontong dekem lebih rendah dibandingkan dengan sebungkus rokok kelas menengah.

Sabtu, 29 Oktober 2011

Hanya Sebuah Perayaan (perjuangan belum berakhir)

Hanya Sebuah Perayaan (perjuangan belum berakhir)


17 dan 18 Oktober 2011 merupakan hari yang bersejarah bagi sebagian mahasiswa UNNES. Pada tanggal tersebut secara resmi mereka menyandang gelar yang diperoleh melalui perjuangan yang sangat berat selama menjadi mahasiswa. Ahli Madya, Sarjana, Magister, dan Doktor sebutan yang layak disandangkan kepada mereka. Saya termasuk dalam salah satu mahasiswa tersebut, kebahagiaan dan kebanggaan menyertai semua orang termasuk saya. Layaknya ibu hamil yang telah melahirkan anaknya, UNNES pada hari itu telah melahirkan anak-anaknya. Anak yang kelak kemudian hari akan membangun bangsa Indonesia, anak yang dapat bermanfaat bagi kemaslahatan orang banyak.
Tak ada muka suram yang ada hanyalah senyum dan kegembiraan, tak hanya para mahasiswa, keluarga merekapun senyum melihat salah satu keluargnya telah menempuh pendidikan dan dinyatakan lulus pada hari itu. Kebanggaan dan kegembiraan selalu mengiringi para orang tua yang menyaksikan anaknya menjadi seorang yang menyandang gelar pendidikan tinggi, tak seperti orang tuanya yang tidak mengenyam pendidikan tinggi. Semua orang larut dalam kebahagiaan dan melupakan sejenak tentang masalah-masalah yang menerpanya. Bagi sebagian mahasiswa upacara peresmian gelar pendidikan ini memang sebuah kebahagiaan, karena di luar mereka sudah mempunyai pekerjaan yang dapat membantu mereka bertahan hidup atau mempertahankan diri mereka sendiri. Sebagian mahasiswa yang lain belum tentu seperti itu, kebahagiaan mereka saat itu hanya kamuflase belaka, mereka masih memikirkan, mau dibawa kemana gelar pendidikan ini?.
Setelah lulus kuliah kemudian belum mendapatkan pekerjaan hanya menambah beban orang tua dan menambah angka pengangguran di Indonesia. Itulah perasaan saya yang mungkin juga dirasakan oleh orang yang bernasib sama seperti saya. Seperti kata SO7 “hidup itu bukan untuk berdiam diri, hidup ada untuk kita jalani. Cobaan bukan untuk ditakuti, cobaan harus kita hadapi”. Sepertinya ini merupakan cobaan yang harus saya hadapi. “Pesta pasti berakhir” begitu kata bang Haji Rhoma Irama. Peresmian gelar pendidikan tinggi tersebut hanyalah sebuah perayaan bukanlah suatu kebahagiaan yang hakiki. Perjuangan belum berakhir, justru perjuangan untuk menjadi orang yang lebih baik dan bermanfaat bagi orang banyak berawal dari sini. Jika diibaratkan seorang pelaut ini adalah pelabuhan yang harus kita singgahi untuk mengumpulkan bekal yang sebanyak-banyaknya sebelum kembali berlayar menuju pulau-pulau atau pelabuhan-pelabuhan berikutnya. MOVE ON & BE BRAVE!
Apa yang  diperoleh saat ini tentu saja tidak karena diri sendiri, banyak orang yang berpengaruh menjadikan diri ini seperti sekarang ini. Untuk itu saya ingin berterimakasih kepada semua yang telah mempengaruhi saya, dan mohon maaf atas semua kesalahan saya. Semoga segala amal baik diterima Allah SWT.

Minggu, 25 September 2011

TERIMA KASIH LAKA-LAKA

Hari ini yang masih hari minggu dan tertera di kalender bertuliskan angka 25 berwarna merah serta di bulan yang masih september di tahun 2011 sepertinya saya sudah layak untuk mengucapkan terimakasih kepada kota tegal. kota yang telah menerima saya selama lebih kurang 4 tahun, mengeruk ilmu di sana. banyak sekali ilmu yang saya peroleh di kota ini, tak terbilang berapa banyaknya sampai-sampai tak ada satuan internasional yg paling tepat untuk menghitungnya, Kg, Km, juga tidak tepat untuk menghitungnya.
4 tahun bukan waktu yg singkat dan pastilah ada kebaikan dan keburukan di dalamnya. untuk kebaikan saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. terimakasih teman-teman FRESH, mas nafi, mas bandi dkk. semoga sukses selalu. bapak ibu dosen selamat malam, semoga selalu menjadi dosen yg dicintai dan di banggakan mahasiswannya. teman-teman KSR-PMI tegal Khusunya alumnus Sikucing 2008, komandan bekhi beserta anak buahnya, bang hemin beserta kupat, blengong, dan gerobaknya. Ibu kantin, bu ani, bang jo yg selalu menyediakan makan dan minum untuk saya dan kawan2, walaupun anada terkadang jahat karena setelah memberi makan dan minum anda merampas uang kami. Bapak Teguh S yg katanya masih saudara dari Mansyur S, yang telah membimbing PPL1 dan tugas akhir saya, Ibu Nuning pembimbing PPL2, bapak marsigit dan seluruh rakyat Kraton 3. Rakyat negara bogil yang selalu terlindungi ASBES, dan ibu Ika R serta banyak lagi lainya.
Masih saya ucapkan terima kasih untuk G5554ED, dan G2783FD yang telah bersedia saya tunggangi. Aspal jalan pantura yang selalu saya injak dengan motor yang saya pinjam dari ayah saya. kamar kos, ibu kos, PKM dan seisinya, GOR dan lantainya, ruang kelas, kursi, LCD. Paling utama saya ucapkan Alhamdulillahirobilalamin, tuhan saya yang masih dan akan tetap selalu Allah SWT terima kasih atas segala yang Enkau berikan kepada Hamba.
Dalam waktu yang tidak singkat tersebut saya pastilah punya banyak keburukan dan kesalahan dari situlah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan saya, termasuk kepada galon, polisi maya, penjual handuk, dan semuanya. Intinya saya mohon maaf.
Tidak ada sesuatu hal yang kebetulan di dunia ini, semuanya merupakan sinergi yang sangat tepat seperti planet yang berjalan dalam orbitnya. Saya sekarang ini merupakan bentukan dari 4 tahun yang lalu, bukanlah suatu kebetulan saya ada di kota ini. ini semua merupakan sebuah takdir yang telah diatur oleh sang maha pengatur. Akhir dari bagian ini merupakan awal dari bagian yang lain. semoga kedepan bisa menjadi lebih baik dari sekarang, dan semoga masih bisa berkunjung ke kota tegal yang penuh dengan kenangan, kesenangan, serta kesengsaraan. Kombinasi ketiganya memberi banyak ilmu untuk menikmati hidup secara bijak. Terima Kasih kota Tegal, Terimakasih Rakyat Kota Tegal.

Selasa, 23 Agustus 2011

Akhir dari Tugas Akhir

Akhir dari Tugas Akhir


Syukur Alhamdulillah saya panjatkan atas karunia Allah swt kepada saya dari sejak belum melihat dunia sampai sekarang ini bahkan sampai nanti saya tak melihat dunia lagi. Saya ucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu saya baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menyelesaikan tugas akhir (baca: skripsi) untuk memperoleh gelar sarjana. Setelah melewati berbagai rintangan gunung, lembah, tebing, lautan, hutan belantara, bahkan manusia purba phitechantropus erectus akhirnya selesai juga tugas akhir saya.Terima kasih saya ucapkan kepada Si-te yang telah mengajari saya dari sebelumnya orang yang cuek dan tidak teliti menjadi orang yang sedikit teliti. Ketelitian dan kecermatan itu penting mas bro, sebagai contoh, kesalahan satu huruf dalam sebuah kata dapat merubah makna. Si-so yang telah membuat saya bersemangat karena berhadapan dengan anda adalah tantangan yang menarik, layaknya berkendara sepeda motor pada malam hari di jalan pantura tanpa penerangan sedikitpun. Si-wit sebagai pengganti si-so anda adalah orang yang memberi saya banyak kemudahan dan motivasi untuk menaikan speed saya menyelesaikan tugas. Orang yang tak kalah penting lagi adalah si-to, panutan yang sangat baik, disiplin, tegas, dan religius. Kemudian si-ron yang telah memberi saya kritik yang membangun, kata-kata yang akan selalu saya ingat dari anda yaitu “rajin baca”.
Saya juga berterimakasih kepada teman-teman satu angkatan (PGSD S1 FRESH) yang saling menyemangati dan memotivasi untuk menyelesaikan tugas. Para bapak ibu guru yang telah membantu semoga sukses. Yang selalu menemani saya kemanapun, dimanapun dan kapanpun G 2783 FD terimakasih tidak pernah menolak dan protes saya ajak kemanapun saya pergi. Terimakasih yang amat banyak saya haturkan kepada pembimbing 1 dan 2, penguji utama, pak kajur serta pak dekan yang telah sudi menggoreskan tintanya untuk menandatangani hasil karya saya. Pak rektor terima kasih telah menerima saya untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi yang anda pimpin. Wah ternyata yang mncap/menyetempel juga ingin diberi ucapan terima kasih, terima kasih kepada bapak/ibu TU yang telah mencap hasil karya saya, kepada cap/setempel terima kasih sudah mau meninggalkan bekasnya di hasil karya saya. Terimakasih juga kepada teman saya yang telah meluangkan waktunya dan bersedia membantu saya mengambilkan hasil karya saya di semarang, mohon maff saya merepotkan anda. Paolo Maldini, Barresi, pak SBY, bu Megawati, pak Gusdur, pak Habibie, pak Harto, bung Karno, bang Yos, pak Obama, pak Moamar Khadafi, M. Schumacer, Mike Tyson, Pidi Baiq, Alif Fikri(Ahmad Fuadi). Terima kasih bersedia saya kenal, keberadaan anda banyak mempengaruhi hidup saya. Kehadiran anda di dunia dan kesediaan anda untuk saya kenal, walaupun anda tidak kenal saya  telah memberi saya motivasi mengarungi hidup. Jika salah satu, dua, tiga atau bahkan lebih dari anda tidak ada di dunia ini maka dunia tidak akan menjadi seperti ini karena tidak ada suatu hal yang terjadi secara kebetulan, semuanya adalah sinergi kehidupan jika ada seseuatu yang salah itu merupakan bagian dari guncangan terhaadap sinergi yang juga merupakan bagian dari sinergi kehidupan.
Terima ksaih kepada semuannya mohon maaf tidak dapat menyebut satu persatu. Mohon doanya semoga setelah tahap ini selesai saya dapat mengamalkan ilmu saya dengan baik di jalan kebenaran dan membela keadilan seperti pahlawan bertopeng di film sincan, ha…ha… karena sepertinya sekarang sudah tak ada lagi pahlawan tanpa tanda jasa. Akhir bagian ini merupakan awal dari bagian yang lain.

Selasa, 31 Mei 2011

mei 2011

Kisahku
Kapan aku akan diwisuda?
Pertanyaan yang harus dijawab dengan penuh tanggung jawab dan konsekuensi, serta harapan dan doa.
Masih di bulan mei di hari yang ke 31,
Ada dua hari penting dalam bulan mei bagi bangsa Indonesia yaitu tanggal 2 Mei sebagai hari Ki Hajar Dewantara dan Tanggal 20 Mei sebagai hari kebangkitan nasional. Sebagai warga negara yang baik dan orang yang brkecimpung di dalam bidang pendidikan maka saya ikut merayakannya. Bagaimana cara merayakannya? ya terserah saya orang saya yang merayakan. Yang jelas ada acara kampus dan saya mengikutinya. dari dari acara itu banyak sekali yang saya peroleh, mulai dari makan, kenyang, senang, kesal, capek dan sebagainya pastinnya saya banyak dapat ilmu dan pengalaman.
saya ucapkan terimakasih kepada teman-teman yang telah mengakodasi saya selama di semarang mas dolop, awe, anggit, wawan, yoga, iing, sarwo, max, lia, melia ngatini, weni saya pasti akan kesana lagi. terimakasih juga kepada Batman, Robin, malin kundang, moamar khadafi, maldini, nesta, kang pepeng jari-jari, kang pidi baiq, obama, pak SBY  jika anda semua bukan orang terkenal pastilah saya tidak mengenal anda. Terimakasih anda terkenal jadi saya dapat mengenal anda walaupun anda tidak mengenal saya. setidaknya ucapan terimaksih saya kepada anda dicatat oleh malaikat utusan Allah sebagai amalan baik!
cukup itulah yang saya tulis karena saya hanya ingin menulis itu dan jika saya ceritakan semua yang saya lakukan di bulan mei niscaya 1 minggupun tidak selesai mungkin juga kuota karakter di blog ini tidak cukup!

Kamis, 21 April 2011

aku dan skripsi 2


Pagi di hari yang sudah 21 April 2011 bertepatan dengan hari kartini, seperti kebanyakan orang Indonesia bilang.
Sebenarnya saya heran kenapa dinamakan hari kartini tidak hari perempuan Indonesia, hari wanita Indonesia. Kalau begitu kenapa 2 mei dinamakan hari pendidikan bukan hari Ki Hajar Dewantara dan tanggal 10 november tidak dinamakan hari Bung Tomo tapi hari pahlawan?, sesuatu yang membuat saya sedikit tersenyum saat mendengarnya munkin juga demikian dengan anda.
Sudah lama saya tak menulis di sini, dikarenakan kesibukan untuk menyelesaikan tugas akhir. Seiring berjalannya waktu semangat untuk mengerjakan skripsi yang menggebu-gebu perlahan-lahan kikis di telan oleh kejenuhan dan kebosanan. Semangat tersebut bagaimanapun juga harus tetap saya jaga, mungkin layaknya orang yang sedang menjaga api lilin babi ngepet seperti yang terlihat di televise-televisi.
Memang benar skripsi itu hal yang membuat para mahasiswa sedikit pusing dan harus memutar otak dengan keras untuk menyelesaikannya. Banyak sekali manfaat dalam skripsi ini, kita dibuat untuk berfikir apa sie sejatinya pendidikan kita dan tentu saja kehidupan serta jangan lupa di dalamnya tetap ada seni. Berikut adalah beberapa hal yang saya dapatkan dari skripsi saya yang baru 2 bulan saja saya menggaulinya:
1.      Menyatukan dua pendapat orang yang berbeda.
2.      Jika ada 2 pihak yang berduaan kemudian datang 1 pihak lain (pihak ke tiga) maka pihak ke tiga itu adalah setan.
3.      Manipulasi
4.      Bersentuhan langsung dengan bidang yang kita geluti.
5.      Menjadi lebih dekat dengan Yang Maha Esa

Sepertinya baru itu yang saya dapatkan dari skripsi, mungkin juga setelah ini berjalan aka nada banyak yang bisa saya dapatkan. Untuk teman-teman seperjuangan kita saling mendoakan agar sukses dan tetep SEMANGAT tetep BUGAR biar kita bisa PINTONG (PINdah Tempat nonkrONG) , ha…ha… kaya pak Ondan Prakoso,  ehhhhh sebentar-sebentar bukan Bondan Prakoso Tapi Bondan Winarno, MakLes……

Rabu, 09 Maret 2011

aku dan skripsi

waduhhhhh, masih berkutat dengan skripsi yang sedikit membuat bingung dan kepala sedikit pusing. bukan hanya pusing selain itu skripsi dapat membuat mahasiswa menjadi kreatif, yah itulah yang saya rasakan. saya teringat puisi khairil anwar yang berjudul aku saat sedang berusaha mengerjakan skripsi. dengan sedikit perubahan puisi tersebut berubah menjadii sebagai berikut:
Aku
Aku adalah mahasiswa jarang
dari kampus yang terbuang
skripsi kau adalah tugas akhir
tugas yang harus dikerjakan terakhir
aku bingung mengerjakan
aku malas mengerjakan
tapi, demi masa depan
aku harus mengerjakan
aku semangat mengerjakan
aku bisa mengerjakan

ya itulah itu puisi yang saya buat, bergaya seperti khairil anwar.
sekarang ini saya masih berkutat dengan yang namanya SKRIPSI, mohon doanya semoga saya dapat menyelesaikannya dengan baik dan lancar tanpa ada halangan, portal, aral melintang, apaun itu namanya!
saya ucapkan terimakasih kepada yang sudah mendoakan, saya doakan semoga anda sukses!

Jumat, 18 Februari 2011

jalan-jalan

MENANTI TUGAS AKHIR
Pergi jauh keluar kota lewati desa-desa pikiran senang hati jadi riang duhai asiknya (shaggydog).
satu minggu sebelum pengumuman tugas akhir. Tugas akhir apa yang harus di kerjakan? Tak usah banyak menerka-nerka, alangkah lebih baiknya menunggu sambil refreshing. Itulah yang saya lakukan bersama teman-teman saya selama beberapa hari kemarin (13,14,15,16 februari 2011). Tidak ada kata-kata tugas dalam hari-hari itu. Tanggal 21 semoga tugas akhir yang harus dikerjakan sesuai dengan harapan. Tanggal 21 februari nanti pengumuman tugas akhir apa yang harus dikerjakan, di keluarkan oleh pihak kampus, setelah sebelumnya kami ditugaskan untuk membuat 3 topik tugas akhir. Dari tiga topik itu salah satunya harus dikerjakan sesuai dengan hasil pengumuman tanggal 21 februari nanti.
13 februari, berangkat bersama benny menuju purwokerto, lebih tepatnya kediaman wahyu agung yang berada di cilongok, kabupaten banyumas. Berangkat pukul 14.30 WIB sampai cilongok pukul 18.00 WIB. Waktu tempuh dari pemalang (tempat saya) menuju purwokerto biasanya hanya 2,5 jam tapi kali ini aneh karena sampai 4 jam. Aneh memang karena saat berangkat mampir dulu di alun2 purbalingga dan alun2 purwokerto. Tentu saja mampir , untuk sampai ke rumah agung dari rumah saya pasti melewati purbalingga dan purwokerto. Sepeda motor saat itu kurang bersahabat, setelah dari alun-alun purbalingga untuk melanjutkan perjalanan ban sepeda motor kempes (bocor). Kami lanjutkan perjalanan setelah ban di tambal, upss salah tidak di tambal karena bannya harus diganti. Mampir sebentar di alun-alun purwokerto, dan 15 menit dari alun-alun purwokerto sampailah di rumah agung.
14 februari, pagi hari dirumah agung (base camp), kami berempat langsung bersiap menuju tempat teman-teman. Ya berempat, sebelum saya sampai dirumah agung teman saya dari tegal yang bernama panji sudah sampai lebih dulu dirumah agung. Tujuan pertama adalah rumah Resyan (aan) yang terletak di desa kemawi kec. Somagede kab. Banyumas. Jalannya naik-naik ke puncak gunung walau bukan gunung, bukit kalau menurut saya. 1 jam dari rumah agung sampailah di rumah aan. Beberapa saat di sana lalu kami menuju kediaman riska, sebelum ke riska mampirlah kami berlima (+ aan) di rumah evita, adik kelas kami di kampus. Rumahnya dekat dengan rumah aan hanya selisih satu desa. Selepas itu bergegaslah menuju riska, yang juga melewati rumah nur insani (nung) teman kampus juga. Rumah riska berada di desa sirau sama dengan nama desa tempat saya tinggal di paduraksa pemalang. Siraunya riska ini ada di kemranjen banyumas. Sambutan sangat meriah banyak sekali makanan disajikan kepada kami.
Dari rumah riska, kami berenam (+ Riska) menuju pantai, pantai Widara Payung namanya. Perjalanan saya ternyata telah membelah pulau jawa timur dan barat. Anak pantai utara (pemalang) telah sampai di pantai selatan. Sama saja pantai di utara dan selatan hanya saja di selatan ombaknya lebih besar. Menikmat keindahan pantai widara payung sejenak kami menuju purwokerto, sebelumya isi bensin(makan) dulu di sebuah warung mie ayam. Setelah makan usai aan dan riska berpisah dengan kami berempat. Mereka pulang dan kami pun pulang menuju rumah agung dan singgah sebentar di alun-alun purwokerto. Setelah sampai dirumah agung kami langsung beristirahat.
15 Februari, perjalanan kali ini menuju cilacap. Berangkat menuju cilacap pukul 08.00 WIB dari base camp. Di perjalanan ada tepe, jadilah kami sekarang berlima. Setelah bertemu tepe langsung perjalanan berlanjut menuju rumah intan di desa dondong kec.kesugihan. Di rumah intan bincang-bincang sebentar kami langsung menuju rumah Masaya yang terletak di kota cilacap tepatnya di belakang dealer sepeda motor Yamahmud (nama disamarkan karena dilarang menyebut merk) he…he…. Dari Masaya kita bertujuh mencari makan siang, menu makan siang kali ini adalah mie ayam sama seperti kemarin. Pedagang mie ayam ini ada di dekat stasiun cilacap. Selepas makan kami menuju THR Teluk penyu tap sebelumnya kami menunaikan sholat dzuhur di masjid agung cilacap. Di THR teluk penyuk beberapa menit saja kami menikmati keindahanya dikarenakan hujan turun dengan lebatnya. Berteduh kami di sebuah warung yang tidak di pakai sambil membicarakan apa saja. Pembicaraan yang tidak memubuat bosan tentunya. Hujan reda bergegaslah menuju pulang, kembali ke rumah Masaya untuk berpamitan dengan orang tuannya. Pulanglah kami menuju rumah tepe, intan berpisah dengan kami di tengah perjalanan.
Rumah tepe ada di jati lawang banyumas entah apa nama desanya lupa saya. Di rumah tepe kami makan kemudian langsung pulang menuju basecamp. SMP itulah kata banyak orang (Sudah Makan Pulang). Perjalanan menuju basecamp terasa sangat cepat, mungkin karena kami sudah makan tai di tempat tepe. Sampai basecamp kira-kira pukul 19.00 WIB. Ternyata kami sudah disiapkan makan malam oleh ibunya agung, padahal sudah makan tadi di tepe, jadilah hari ini makan 4 kali, Haa….ha… nikmatnyaaaaa. Setelah makan istirahat donk untuk persiapan pulang menuju pemalang.
16 februari,
Pagi pukul 09.15 saya dan benny cabut dari basecamp. Menuju pemalang, menuju rumah yang sudah di tinggal 3 hari. Menuju pemalang mampirlah saya di alun-alun purbalingga, tempat azmi, dan tempat catur tyo. Di alun-alun purbalingga bertemu dengan ajeng. Berbincanglah kami untuk beberapa menit. Perjalanan dilanjutkan menuju tempat azmi di karanganyar purbalingga lupa saya nama desannya apa. Bertemu azmi di pasar bobot sari, sebelum menuju rumah azmi kami makan dulu di bobot sari menu kali ini pun mie ayam. Rekor makan siang 3 kali berturut-turut dengan mie ayam sudah saya dan benny buat. Tentu saja mie ayam yang berbeda mie ayam kemranjen, cilacap, dan bobotsari. MANTAP!!! Makan telah habis berangkatlah menuju rumah azmi. Sampai dirumah azmi kami hanya ingin melihat saja rumahnya kami hanya berada di motor saja dan langsung pulang. Rumahnya man…… dahsyat, kalau kata orang pemalang ndlesep bukan rumahnya tapi desanya. Kalau rumah, rumah evitalah yang bisa dibilang ndlesep. Dari azmi mampirlah kami di tempat tyo di belik. Ngbrol sambil istirahat sambil ngopi sambil nonton teve sambil duduk dan sambil makan jajan pukul 15.00 kami pulang dan sampailah di rumah puku 16. Perjalanan yang menyenangkan
Perlu iketahui bahwa semua teman yang saya datangi adalah teman kampus saya, Thanks to:
Agung, Aan, Evita, Riska, Intan, Masaya, Tepe, Ajeng, Azmi, dan Tyo, benny, panji, tukang parkir alun2 purbalingga dan purwokerto serta masjid agung cilacap, tukang odong-odong yang menolak saya untuk naik odong-odongnya, petugas pom bensin yang sudah bersedia mengisikan bensin kepada motor yang bukan motornya sendiri tapi motor saya, saya lebih berterima kasih lagi jika petugas pom bensin tidak mau menerima imbalan yang saya berikan dengan 4500 rupiah per liternya. Kepada lampu lalulintas, kepada tukang tambal ban, tukang mie ayam dll.
TERIMAKASIH saya ucapkan kepada teman-teman saya yang tempatnya sudah saya singgahi, yang belum saya singgahi, lain waktu insya allah akan saya singgahi Amin…..
Untuk agung dan keluarga super duper TERIMAKASIH yang sangat banyak karena telah menyediakan kami penginapan dan segala macamnya.
Saya ucapkan mohon maaf karena sudah merepotkan. Semoga kita bisa terus bersilaturahim.
Tugas akhir semoga lancar, tidak ada halangan suatu apapun, diberi kemudahan dan sukses selalu!