Pertama kali saya sampai di kota ini sy langsung merasa nyaman. Entah karena memang tempat ini atau karena sy yg selalu tertarik dengan tempat yang baru. Dari awal menginjakkan kaki di kota ini (nov 2014) sampai sekarang, bnyak sekali ilmu dan pelajaran yg sy dpt, ada susah ada juga senang, yang jelas saya menikmati kota ini. Ya mungkin karena mau tak mau sy harus di sini disebabkan oleh pekerjaan.
Pertama kali datang kesini sy naik motor dan melewati jalur nasional, dr situ saya jadi tahu bahwa jalur ini adalah jalur selatan, jalur utama yg dilalui jika anda dari yogya menuju bandung menggunakan bus. Layaknya pantura jalur ini cukup ramai. Setelah beberapa kali sy lewat jalur lain yg memotong melawati desa desa dari situ saya jadi tahu bahwa Indonesia itu indah dan kaya. Bentang alam yg sangat indah bisa dinikmati saat perjalanan. Tidak sekedar indah tetapi juga dimanfaatkan sebagai mata pencaharian warga. Pekerjaan yg memanfaatkan apa yg telah diciptakan oleh Allah swt, berkebun, mengambil getah karet, dll.
Jalan yg sy lalui ini naik turun dan berkelok kelok. Namun demikian sy lebih suka lewat sini karena jalannya bagus, baru di aspal mungkin 10 bulan atau 1 tahun lg sy akan lebih memilih lewat jalur nasional. 10 bulan lagi mungkin saja jalannya sudah bnyk lobang dan itu berbahaya untuk pengendara.
Tak perlu jauh jauh dulu ke luar daerah, explore daerah dekat tempat tinggalmu, banyak ko spot yg indah. Kalo ada yg deket murah dan keindahannya hampir sama kenapa harus yg jauh dan mahal?. Yg jauh dan mahal nanti saja kalo sudah bosan dg yg dekat serta sudah banyak uang.
Selalu periksa kondisi kendaraan, sim stnk dan uang untuk isi bensin jangan lupa.
Ini ketukan tombol keyboard tanganku mana ketukan tombol tanganmu?
Senin, 29 Juni 2015
Senin, 11 Mei 2015
Jalan menuju tempat jauh dengan mengendarai motor membuat saya sadar bahwa komunikasi itu penting. Tanpa adanya komunikasi antar pengedara pasti akan terjadi banyak sekali kecelakaan. Semisal anda mengendarai motor kemudian anda akan berbelok ke arah kanan maka anda harus memberi tanda dengan menyalakan lampu di sebelah kanan anda. Jika anda tidak memberi tanda pasti anda akan tertabrak oleh kendaraan lainnya dr belakang maupun dr depan anda. Selain komunikasi sederhana tersebut pengedara juga harus mematuhi peraturan yang berlaku di jalanan semisal lampu merah, dilarang berhenti, dilarang menyalip. Aturan tersebut dibuat agar pengendara aman saat di jalan. Jika ada yg melanggar bisa berakibat fatal bagi pengendara sendiri
Senin, 04 Mei 2015
Ada cerita berbeda disetiap perjalanan
Selepas dari Semarang sudah banyak saya melakukan perjalanan, bahkan hampir setiap minggu saya menempuh jarak sekitar 150 Km, 300 Km bolak bolak. Seperti apa ceritanya nantikan postingan berikutnya, my life my journey my story.
Rabu, 15 Oktober 2014
Terima Kasih
Rabu
Pagi yang sudah 15 Oktober 2014. Kini tiba saatnya saya mengucapkan
terima kasih kepada Semarang, Teman-teman yang di depan, saya segera menyusul,
yang bareng2 ayo maju bareng, yg masih di belakang ayo segera susul kami. Teman2 Kontrakan Asev
Marley, Kang Andre, Bayu, Puji, Apin, Yongki, Ucup, dan Suradi. Terima kasih
Kaligung Mas, Kamandaka, Nusantara, penjual tiket, penjual aqua. Pak Bandi, Bu Bandi,
Bento, Terima kasih atas bantuannya yg diberikan. Bapak ibu Kepsek beserta staf
guru dan karyawan yang sudah mengizinkan saya untuk nimbrung belajar. Terima Kasih untuk G 2783 FD yang selalu setia menemani saya, satu misi lagi bawa saya ke Cilacap yah. Mbah sukir
the morning heros, pak gondrong, toing, kucingan, pak rt, pak rw, pak lurah,
pak camat, pak wali, pak gub, pak presiden Terima Kasih. Bapak ibu yang selalu
menyumbangkan segalanya kepada saya dan yang jauh di selatan sana yang selalu
menyemangati saya. Terima Kasih untuk semuanya mohon maaf bagi yang belum
tercantum. Cuma pingin ngucapin Terima Kasih, Udah Gitu doang.
#
Musim Kemarau yang Kepanasan
Jumat, 08 Agustus 2014
Selera Berbahasa
cuma pingin nulis sitik mbuh apa sing penting nulis. Setiap hari Jumat umat muslim yang berjenis kelamin laki-laki diwajibkan untuk melakukan Sholat Jumat. Saya muslim dan saya laki-laki oleh karena itu saya Sholat Jumat. Sholat Jumat di sebuah Masjid di Kota Semarang Jawa Tengah. Ada yang menarik dari Sholat Jumat kali ini, bukan Sholatnya melainkan Khutbahnya. Seperti khutbah Jumat pada umumnya ada pesan yang disampaikan khotib agar selalu beriman bertakwa kepada Allah SWT. Khutbah yang disampaikan khotib siang tadi mengenai kisah Lukman dan anaknya yang berjalan dengan keledainya. Tentu semua sudah tahu kisah tersebut, kalo belum tahu cari saja di mbah google. Saya pun sudah tahu kisah tersebut tetapi saya terus mengamati apa yang disampaikan sang khotib. Saya menunggu beliau mengucapkan kata bodoh saat dia menceritakan Lukman dan anaknya berjalan menuntun keledai bukan malah dinaiki. Tapi ternyata beliau tidak mengeluarkan kata tersebut, beliau mengubahnya menjadi kata bagaimana dengan mimik menyiratkan keheranan. Tidak ada kata bodoh disebutkan. Saya langsung kagum seketika karena beliau tidak menggunakan kata bodoh. Beliau menyampaikan khutbah dengan amat santun juga tetap dengan nada yang bersemangat. Hanya sekedar pemilihan kata atau selera berbahasa namun bagi orang yang selera berbahasanya rendah saya yakin kata bodoh pasti akan dilafalkannya. Sederhana sekali tapi saya belajar banyak dari khutbah Jumat tadi, belajar agar tidak menghiraukan omongan orang yang merugikan, belajar sopan berbahasa, dan belajar menjadi guru tanpa menggurui.
Semarang selepas disapa hujan, Jumat malam yang masih bertanggal 8 Agustus 2014
Selasa, 08 Juli 2014
BEDA SUDUT PANDANG
Entah kenapa saya akrab dengan tempat ini. Tempat ini adalah minatur kehidupan baca ini kenapa saya menyebutnya miniatur kehidupan (http://bangjoalimuddin.blogspot.com/2013/11/miniatur-kehidupan-rumah-sakit.html).
Kemarin 7 Juli 2014, saya menemani bapak saya untuk untuk cek kesehatan di RSUD Kraton Kab. Pekalongan yang uniknya tempatnya ada di wilayah Kota Pekalongan. Kami berangkat dari rumah pukul 06.00 WIB dan pulang sampai kerumah pukul 15.00 WIB. Kurang lebih 9 Jam dari berangkat daftar, nunggu diperiksa dokter, ngantri obat, sampai kemabli ke rumah. Perjalanan dari rumah sampai ke RSUD Kraton Kab. Pekalongan sekitar 1 jam. Sekitar 7 jam saya ada di RSUD Kraton Kab. Pekalongan. Selama 7 jam itu ada satu hal yang menurut saya menarik dan saya tergerak untuk mengabadikannya dengan tulisan ini.
Sudut pandang saya sebagai anak menganggap bapak tua itu HEBAT karena dia berani dan mampu ke RS SENDIRIAN entah untuk apa tapi sepertinya cek kesehatan. Sementara sudut pandang bapak saya sebagai orang tua menganggap KASIAN sekali bapak itu pergi ke RS SENDIRIAN kemana anak-anaknya?. ini pelajaran yang tidak dipatkan di sekolah manapun. Silakan berpendapat tentang hal itu, yang jelas waktu itu tingkat kesayangan saya terhadap orang tua melonjak ke tingkat yang tinggi seketika.
Semoga selalu diberikan kesempatan untuk selalu menemani beliau di saat membutuhkan anak-anaknya. setidaknya itu adalah balasan atas apa yang telah mereka lakukan saat merawat saya dari bayi sampai sekarang ini. Semoga kita semua termasuk golongan anak yang berbakti kepada orang tua. Salam.
Kamis, 29 Mei 2014
Butuh Penyemangat
banyak sebenarnya yang ingin saya tulis tapi karena terlalu banyak kata di pikiran saya sampai tidak bisa dituangkan dalam tulisan. Sedang butuh semangat dan motivasi yang sangat kuat untuk terus melanjutkan perjalanan hidup. Hidup memang tidak semudah waktu kita muda dulu. Di umur yang hampir 25 tahun saya masih membebani orang tua, entah harus bagaimana agar tidak begitu saat ini hanya bisa berdoa dan bekerja mencari pekerjaan serta menyelesaikan study saya yang belum kelar. Mohon doanya dari para pembaca agar saya segera mungkin menyelesaikan study saya dan mendapat pekerjaan yang dapat membantu orang tua saya, setidaknya dengan tidak meminta uang jajan dan uang makan.
Sudah banyak sebenarnya kata-kata dan kejadian yang memotivasi saya untuk tetap bertahan melanjutkan perjalanan hidup ini. Hanya sesaat saja kata-kata itu meresap dan dapat menyemangati saya dua tiga hari berlalu semangat itu hilang lagi harus dalam bentuk apa semangat yang bisa bertahan lama saya tidak tahu atau mungkin semangat saya harus diberi formalin agar awet semangatnya. Entahlah yang jelas masih butuh penyemangat.
Mohon kepada pembaca untuk komen dan berikan saya cerita-cerita atau kata-kata yang dapat menyemangati saya.
Terima Kasih
Sudah banyak sebenarnya kata-kata dan kejadian yang memotivasi saya untuk tetap bertahan melanjutkan perjalanan hidup ini. Hanya sesaat saja kata-kata itu meresap dan dapat menyemangati saya dua tiga hari berlalu semangat itu hilang lagi harus dalam bentuk apa semangat yang bisa bertahan lama saya tidak tahu atau mungkin semangat saya harus diberi formalin agar awet semangatnya. Entahlah yang jelas masih butuh penyemangat.
Mohon kepada pembaca untuk komen dan berikan saya cerita-cerita atau kata-kata yang dapat menyemangati saya.
Terima Kasih
Langganan:
Postingan (Atom)